Ciri khas matematika
adalah memiliki :
1.
akal
2.
pikiran
Kita harus menggunakan
akal dan pikiran dalam mempelajari matematika.
Kita tidak bisa
mengatakan bahwa matematika hanya sebagai ilmu. Pernyataan tentang matematika sebagai
ilmu baru ¼ dunia. Pernyataan yang benar terkait matematika adalah :
1.
Matematika sebagai ilmu
2.
Matematika sebagai struktur
3.
Matematika sebagai kreatifitas
4.
Matematika sebagai proses
Dalam pikiran kita,
sering muncul pertanyaan :
·
Bolehkah matematika memiliki perasaan??
·
Bolehkan matematika memiliki pikiran??
·
Bolehkah matematika hidup ??
Apabila kita ingin
mengetahui jawaban dari pertanyaan di atas, maka kita dapat mempelajari sejarah
matematika. Itu merupakan manfaat dari pentingnya mempelajari matematika.
Matematika ada sejak
manusia di bumi, yaitu sejak zaman Nabi Adam AS di bumi, karena pada saat itu
Nabi Adam AS telah dapat menghitung berapa jumlah anaknya yang lahir. Sampai
akhir zaman pun, matematika selalu ada dalam kehidupan.
Dalam matematika, kita
dapat bereksperiman dengan waktu. Waktu itu adalah sesuatu yang penting bagi
kehidupan. Waktu dianggap sebagai setengah dari kehidupan. Dengan adanya waktu,
kita dapat membedakan antara waktu pada masa lampau, waktu sekarang,dan waktu
yang akan datang. Apabila tidak ada waktu, antara waktu pada masa lampau, waktu
sekarang,dan waktu yang akan datang itu akan sama. Selain waktu yang dianggap
sebagai setengah dari kehidupan, setengah dari kehidupan lainnya adalah ruang.
Apabila tidak ada ruang, kita tidak dapat membedakan antara jarak yang dekat
dan jauh, sehingga semua tempat itu dianggap sama. Apabila tidak ada ruang,
maka tidak ada kehidupan. Matematika juga relative terhadap ruang dan waktu. Jadi, ruang dan waktu adalah satu kesatuan
yang tidak dapat dipisahkan, karena sangat penting bagi kehidupan.
Wadah dan Isi adalah
bagian dari ruang dan waktu. Wadah adalah tempat / kerangka / skema / formal /
baju, dll), sedangkan isi adalah formal.
Matematika yang kita
pelajari dibagi menjadi 2, yaitu :
1.
Matematika Idealisasi
menganggap sempurna
Pencipta
dari matematika idealisasi adalah Plato, diciptakan sekitar 1000 tahun SM.
Pengikut Plato dinamakan Platoism.
2.
Matematika Abstraksi
hanya mempelajari sifat-sifat tertentu saja
Matematika geometri
matematika yang mempelajari ukuran dan bentuk
Tingkatan dalam
mempelajari matematika, yaitu :
1.
Matematika Konkrit
Matematika
konkrit terletak di luar pikiran manusia. Matematika konkrit dipelajari saat
SD. Pencipta matematika konkrit adalah Aristoteles. Pengikut Aristoteles
dinamakan Aristotelian.
2.
Model Konkrit
Model
konkrit dipelajari saat SMP.
3.
Model Formal
Model
formal dipelajari saat SMA.
4.
Matematika Formal
Matematika
formal dipelajari saat SMA.
Monoisme
Tuhan ada 1 di dalam pikiran dan Tuhan ada di
luar pikiran
Antifoundalisme
(Intuitism) adalah paham yang menyatakan bahwa matematika mempunyai dasar.
Pencipta paham ini adalah Brouwer.
Foundalisme, Idealism,
dan Formalism adalah paham yang diciptakan oleh Hilbert. Pada masa Hilbert,
terdapat aksioma dan teorema. Pengikut paham Hilbert dinamakan kaum Hilbertian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar